Metode Pembelajaran Berbasis Masalah
Submitted by admin on January 24, 2015 – 3:15 amNo Comment | 35
Dalam web Universitas Samfor mengutif pendapat Boud dan Duch dijelaskan bahwa PBL adalah suatu pendekatan dalam merumuskan kurikulum untuk menghadapkan siswa pada masalah dalam mempraktikan sesuatu sehingga dapat merangsang siswa belajar ( Boud & Feletti,1991).
PBL merupakan metode pembelajaran yang menantang siswa belajar tentang cara belajar, melaksanakan kegiatan secara kooperatif untuk menyelesaikan masalah yang diangkat dari kehidupan nyata. PBL mempersiapkan siswa untuk berpikir kritis dan analisis, serta menemukan dan menggunakan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa ( Duch, 1995)
Apa karakter PBL?
Penerapan pembelajaran berbasis masalah memiliki karakter khusus sebagai berikut:
- Siswa merumuskan masalah yang kompleks .
- Pebelajaran berpusat pada siswa
- Guru memfasilitasi siswa mengamati fakta yang realistis dan kontekstual
- Siswa bekerja dalam kelompok kecil dan mencari jawaban atas masalah yang dirumuskannya.
- Siswa melakukan penilaian diri, penilaian oleh teman, dan mendapat penilaian guru.
Apakah tujuan menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah?
Tujuan penerapan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar sehingga memperoleh pengetahuan, keterampilan , maupun sikap seperti berikut:
- Beradaptasi terhadap perubahan
- Berpartisipasi dalam aktivitas
- Berpikir kritis
- Mencermati masalah dari berbagai sudut pandang
- Mengintegrasikan keragaman apresiasi
- Meraih keberhasilan melalui kerja sama dalam tim.
- Mengidentifikasi kekuatan atau kelemahan
- Meningkatkan kemampuan belajar individu dalam kelompok
- Meningkatkan keterampilan berkomunikasi
- Meningkatkan keterampilan menggunakan informasi dalam memecahkan masalah.
- Bersikap hati-hati dalam menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah.
- Bekerja sama dalam menyelesaikan masalah.
Bagaimana melaksanakan pembelajaran berbasis masalah?
Langkah 1
- Memahami tujuan dengan indikator pencapaian kompetensi yang terukur
- Membagi siswa dalam kelas ke dalam beberapa kelompok kecil
Langkah 2
- Mengindentifikasi masalah yang kuat dari kehidupan
- Menghimpun data atau informasi sebagai bahan pemecahan masalah.
Langkah 3
- Merumuskan jawaban atau penyelesaian masalah sementara
- Menggunakan data atau informasi sebagai bahan argumentasi atau bernalar dan berkarya
Langkah 4
- Menguji kebenaran jawaban dengan cara mengomunikasikan langkah pemecahan masalah.
Langkah 5
- Merumuskan kesimpulan, siswa menetapkan jawaban dalam kelompok kecil.
Bagaimana menilai hasil PBL?
- Mengidentifikasi tujuan pembelajaran
- Menentukan alat ukur yang sesuai dengan tujuan yang akan diukur
- Melaksanakan penilaian dengan penilaian autentik
- Melaksanakan penilaian dalam bentuk tes
Tidak ada komentar:
Posting Komentar